Senin, 28 Desember 2020

PELAKSANAAN PENDIDIKAN DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT

 






 

 

 

 

 


MAKALAH

PENGANTAR PENDIDIKAN

“PELAKSANAAN PENDIDIKAN DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT”







 

Dosen Penganpu :

 SUMARGONO, Ir Drs.M.Pd

Disusun Oleh :

 SARIFAH

 

UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ‘ULUM

JOMBANG

2017


KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah subhanahu Wa Ta’ala yang senantiasa mencurahkan kasih sayang dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini walaupun  dalam bentuk yang sederhana. Shalawat dan salam  kepada Baginda Rasulullah S.A.W yang telah menunjukkan kita kepada jalan-jalan kebaikan dan pemahaman ilmu yang benar kepada kita.

Terimakasih kepada bapak, selaku dosen  pembimbing, yang telah membimbing kami untuk menyelesaikan makalah  ini. Selain itu kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah membaca dan mempelajarinya. Adapun tujuan dalam pembuatan makalah  ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah  Pengantar Pendidikan. Kami berharap tugas ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Berkat Rahmat dan  karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah singkat ini dengan judul “Pelaksanaan Pendidikan Dalam Lingkungan Masyarakat”.

Akhirnya penulis menyadari bahwa sebagai hamba Allah, tentunya tidak luput dari  keterbatasan dan kekhilafan. Oleh karena itu jika terdapat suatu kebenaran dari makalah ini, tentunya itu datang dari Allah, namun jika ada kekeliruan dan kekurangan maka semata-mata adalah kekurangan dan kesalahan penulis. Dan maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran dari siapapun demi perbaikan makalah ini di masa mendatang dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. amiin…

 

 

 

 

 

Jombang, 12 Desember 2017

 

 

 

 

 

Penyusun


 

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.. 1

KATA PENGANTAR.. 2

DAFTAR ISI. 3

BAB I. 4

1.1 LATAR BELAKANG.. 4

1.2 TUJUAN.. 4

1.3 RUMUSAN MASALAH.. 4

BAB II. 5

2.1 Lingkungan Pendidikan Masyarakat 5

2.2 Tujuan Pendidikan Masyarakat 5

2.3 Penyebab Timbulnya Luar Sekolah/Pendidikan Masyarakat 7

2.4 Alasan-alasan Timbulnya Sistem Pendidikan Luar Sekolah..........................7

2.5 Definisi Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Masyarakat...........................7

2.6 Pendidikan Non Formal 7

BAB III. 8

3.1 Kesimpulan. 8

3.2 Saran. 8.................................................................................................................

DAFTAR  PUSTAKA.. 9

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1  Latar Belakang

 Menurut Langeveld pendidikan hanya berlangsung dalam suasana pergaulan antara orang yang sudah dewasa (atau yang diciptakan orang dewasa seperti: sekolah, buku model) dengan orang yang belum dewasa yang diarahkan  untuk mencapai tujuan pendidikan.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Masyarakat adalah tempat anak memperoleh pendidikan non formal. Di sini, anak akan melakukan interaksi dan meniru segala hal yang dilakukan masyarakat lingkungannya. Hal ini tentunya sangat baik ketika lingkungan hidup anak damai, tenteram dan terjadi banyak aktivitas bersama. Interaksi yang dilakukan anak ini akan menjadi pendidikan non formal sebagai pengalaman hidup anak di lingkungan masyarakat. Masyarakat tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai petugas hukum untuk menegakkan aturan di lingkungan tersebut agar anak-anak mereka tidak menyimpang dan benar dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan anak.

 

 

 

 

 

 

 

1.2    Tujuan

Makalah ini disusun dengan maksud untuk memberikan tambahan pengetahuan dengan harapan dapat digunakan sebagai salah satu sumber untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran Pengantar Pendidikan dan dapat digunakan juga sebagai bahan pengayaan wawasan.

 

1.3  Rumusan masalah

      Adapun masalah-masalah yang akan kami bahas dalam makalah ini adalah:

1.       Apa pengertian pendidikan ?

2.       Bagaimana pendidikan dalam lingkungan masyarakat (non formal) ?

                                                                                                                                                                         

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1.  Lingkungan Pendidikan Masyarakat

Dilihat dari segi tempat berlangsungnya kegiatan, pendidikan dapat terjadi dalam seluruh lingkungan kehidupan manusia. Proses pendidikan tidak hanya terjadi pada lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah saja tetapi berlangsung pula pada situasi kehidupan yang lebih luas yaitu pada lingkungan masyarakat yang sering disebut juga sebagai pendidikan non formal. Berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, peristiwa pendidikan yang berlangsung pada lingkungan masyarakat tergolong pada pendidikan non formal.

Telah banyak pakar dan praktisi pendidikan memberikan definisi tentang konsep pendidikan non formal. Combes dalam Djudju S Sudjana (1989 : 29) mengemukakan pengertian formal dengan setiap kegiatan yang terorganisir dan sistematis di luar sistem persekolahan yang mapan, dilakukan secara mandiri atau merupakan bagian penting dari kegiatan yang lebih luas yang sengaja dilakukan untuk melayani peserta didik tertentu di dalam mencapai tujuan belajarnya.

 

2.2.    Tujuan Pendidikan Masyarakat

Santoso S Hamidjojo (1982 : 18) mengemukakan bahwa pendidikan masyarakat atau pendidikan non formal bertujuan untuk membantu masalah  keterlantaran pendidikan, baik bagi mereka yang belum pernah bersekolah maupun yang gagal (drop out) serta memberikan bekal sikap, keterampilan dan pengetahuan praktis yang relevan dengan kebutuhan hidup.

Dalam kerangka sistem pendidikan nasional, pendidikan non formal merupakan salah satu jalur yang bersama-sama dengan jalur pendidikan lainnya, mempunyai tujuan yang senantiasa mengarah pada tujuan pendidikan nasional. Sebagai salah satu jalur dalam sistem pendidikan nasional, pendidikan non formal mempunyai tujuan seperti ditegaskan dalam peraturan pemerintah nomor 73 tahun 1991 sebagai berikut.

1.      Melayani warga belajar supaya dapat tumbuh dan berkembang sedini mungkin dan sepanjang hayatnya, guna meningkatkan martabat dan kehidupannya.

2.      Membina warga belajar agar  memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan pendidikan ke tingkat atau jenjang yang lebih tinggi.

3.      Memnuhi kebutuhan belajar masyarakat yang dapat dipenuhi dalam jalur pendidikan sekolah.

2.3.  Penyebab Timbulnya Luar Sekolah / Pendidikan masyarakat

UNESCO dengan komisi Edgar Favre telah berhasil meletakkan asas pendidikan yang fundamental dan berlaku untuk penyelenggara pendidikan yakni asas pendidikan seumur hidup / long life education.

Sebagai dampak timbulnya asas pendidikan ini, maka dikenallah berbagai bentuk penyelenggaraan pendidikan dan yang diarahkan bagi pendidikan anak, remaja, orang dewasa maupun orang tua baik mereka yang belum bekerja maupun mereka yang telah bekerja.

Penyelenggaraan pendidikan demikian pasti berbeda satu sama lain dan pada umumnya dikenal berbeda sistem pendidikan yang digunakan, yakni sistem pendidikan sekolah , di satu pihak dan sistem pendidikan luar sekolah di pihak lain.

Sebagaimana asas pendidikan seumur hidup, sistem pendidikan luar sekolah telah lama dikenal dan digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan baik di negara maju maupun negara yang sedang berkembang.

 

2.4.  Alasan-alasan Timbulnya Sistem Pendidikan Luar Sekolah

Secara terperinci dapat diungkapkan bahwa alasan-alasan timbulnya pendidikan luar sekolah adalah :

1.      Alasan segi faktual-historis, meliputi :

a.       Kesejarahan

b.      Kebutuhan pendidikan

c.       Keterbatasan sistem persekolahan

d.      Potensi sumber belajar

e.       Keterlantaran pendidikan seluar sekolah

2.      Alasan dari segi analitis-perspektif, meliputi :

a.       Pelestarian identitas bangsa

b.      Kecenderungan belajar individual

3.      Alasan dari segi formal-kebijakan, meliputi :

a.       Pembukaan dan UUD 1945

b.      Garis Garis Besar Haluan Negara

c.       Pelita

 

2.5.  Definisi Pendidikan Luar Sekolah / Pendidikan Masyarakat

Abad terakhir ini, kemajuan bidang pendidikan mencapai puncaknya dengan timbulnya konsepsi pendidikan baru yang berbeda dengan konsep pendidikan yang sudah ada dan telah lama berlangsung.

Dalam konsepsi tersebut diketengahkan tentang pendidikan luar sekolah yang merupakan sistem baru dalam dunia pendidikan.

Pembahasan tentang pendidikan luar sekolah memang merupakan hal yang menarik karena :

1.      Pendidikan luar sekolah merupakan sistem baru dalam dunia pendidikan yang bentuk dan pelaksanaannya berbeda dengan sistem sekolah yang sudah ada.

2.      Dalam pendidikan luar sekolah terdapat hal-hal yang sama pentingnya bila dibandingkan dengan pendidikan luar sekolah.

Seperti : bentuk pendidikan, tujuannya, sasarannya, pelaksanaannya dan sebagainnya (ini akan diuraikan pada bab-bab selanjutnya)

 

2.6.    Pendidikan Non Formal

Jenis kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam pendidikan luar sekolah sebagai suatu subsistem pendidikan di samping pendidikan informal juga pendidikan non formal yang akhir-akhir ini berkembang sangat pesat.

Yang dimaksud pendidikan non formal adalah pendidikan yang teratur dengan sadar dilakukan tetapi tidak terlalu mengikuti peraturan-peraturan yang tepat dan ketat.

Dengan adanya batasan pengertian diatas, rupanya pendidikan non formal tersebut berbeda antara pendidikan informal dan pendidikan formal.

Dalam pendidikan non formal ini berturut-turut dibicarakan :

1.      Asas pendidikan non formal

2.      Tugas-tugas pendidikan non formal

3.      Sifat-sifat pendidikan non formal

4.      Syarat-syarat pelaksanaan pendidikan non formal

5.      Kegiatan-kegiatan pendidikan non formal


 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

 

Dari berbagai penjelasan diatas dapat disimpulkanbahwa:

1.      Dilihat dari segi tempat berlangsungnya kegiatan, pendidikan dapat terjadi dalam seluruh lingkungan kehidupan manusia. Proses pendidikan tidak hanya terjadi pada lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah saja tetapi berlangsung pula pada situasi kehidupan yang lebih luas, yaitu pada lingkungan masyarakat yang sering disebut juga sebagai pendidikan non formal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tentang sistem pendidikan nasional, peristiwa pendidikan yang berlangsung pada lingkungan masyarakat tegolong pada pendidikan non formal.

2.      Alasan timbulnya sistem pendidikan luar sekolah, secara terperinci dapat diungkapkan bahwa :

a.       Alasan dari segi faktual-historis

b.      Alasan dari segi analitis-perspektif

c.       Alasan dari segi fornal-kebijakan

3.      Pendidikan non formal, jenis kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam pendidikan luar sekolah sebagai suatu sub sistem pendidikan, disamping pendidikan informal juga pendidikan non formal yang akhir-akhir ini berkembang sangat pesat.

3.2 Saran

Dalam penyusunan artikel ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan, untuk itu saya minta kritik dan saran yang sifatnya membangun dari dosen pembimbing dan teman-teman, agar dapat membuat tugas–tugas artikel yang berikutnya lebih bagus

 

 

 

 

 

 

 

 

                                   

 

 

DAFTAR  PUSTAKA

 

http://id.shoong.com/social-sciences-education/2043347-pengertianpendidikan /#ixzz1YBS66dJM

http://imeyshare.blogspot.co.id/2011/07/makalah-pendidikan-masyarakat.html

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar