Senin, 28 Desember 2020

EPISTEMOLOGI ILMU SAINS

 

EPISTEMOLOGI ILMU SAINS

 

I.              PENDAHULUAN

Manusia mempunyai ciri istimewa ,yaitu kemampuan berpikir yang ada dalam satu struktur dengan perasaan dan kehendaknya (sehingga disebut sebagai makhluk yang berkesadaran). Aristoteles memberikan identitas sebagai animal rationale.[1] Memang untuk memperoleh data-data dari alam nyata di butuhkan panca indera, tetapi untuk menghubung-hubungkan satu data dengan data lainnya atau untuk menterjemahkan satu kejadian dengan kejadian lainnya yang terjadi di alam nyata ini dibutuhkan sekali akal. Andaikan bersandar pada pancaindra semata, manusia tidak akan mampu menafsirkan proses alamiah yang terjadi di jagad raya ini. Jadi, akallah yang menyusun konsep-konsep rasional yang disebut dengan pengetahuan.[2]

Para sophis bertanya, seberapa jauh pengetahuan kita mengenai kodrat benar-benar merupakan kenyataan objektif, seberapa jauh pula merupakan sumbangan subjektif manusia ? Apakah kita mempunyai pengetahuan menganai kodrat sebagaimana adanya ? Sikap skeptis inilah yang mengawali munculnya epistemologi.[3]

Harapan penulis makalah ini dapat mengungkap tentang epistemologi ilmu yakni berkaitan dengan sumber pengetahuan dan bagaimanakah cara untuk memperoleh pengetahuan itu sendiri.

 

II.                PEMBAHASAN

A.                  Pengertian  Epistemologi

Epistemologi membicarakan sumber pengetahuan  dan bagaimana cara memperoleh pengetahuan. Tatkala manusia baru lahir, ia tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun. Nanti ,tatkala ia 40 tahunan, pengetahuannya banyak sekali sementara kawannya yang berumur dengan dia mungkin mempunyai pengetahuan yang lebih banyak daripada dia dalam bidang yang sama atau berbeda. Bagaimana mereka itu masing-masing mendapat pengetahuan itu ? mengapa dapat juga berbeda tingkat akurasinya ? Hal-hal semacam ini di bicarakan didalam epistemologi.

Runes dalam kamusnya (1971) menjelaskan bahwa epistemology is the branch of philosophy which investigates the origin, strcture,methods and validity of knowledge.Itulah sebabnya kita sering menyebutnya dengan istilah filsafat pengetahuan karena ia membicarakan hal pengetahuan. Istilah epistemologi untuk pertama kalinya muncul dan digunakan oleh J.F.Ferrier pada tahun 1854 (runes, 1971:94).[4]

Menurut DW. Hamlyn, sebagimana yang dikutip Amsal Bakhtiar dalam bukunyaFilsafat Ilmu, epistemologi atau teori pengetahuan ialah cabang filsafat yang berurusan dengan hakikat dan lingkup pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dan dasar-dasarnya serta pertanggungjawaban atas pernyataan mengenai pengetahuan yang dimiliki.[5]

Menurut Waryani Fajar Riyanto, filsafat ilmu sendiri adalah bagian dari filsafat pengetahuan atau juga disebut epistemologi. Epistemologi berasal dari bahasa Yunani yakni episcme yang berarti knowledge, pengetahuan dan logos yang berarti teori. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh J.F.Ferier tahun 1854 yang membuat dua cabang filsafat yakni :epistemology dan ontology (onbeing, wujud, apa + logos = teori), ontology (teori tentang apa). Secara sederhana dapat dikatakan bahwa filsafat ilmu adalah dasar yang menjiwai dinamika proses kegiatan memperoleh pengetahuan secara ilmiah.[6]

Pembahasan epistemologi bersangkutan dengan hakikat pengetahuan dan cara bagaimana atau dengan sarana apa pengetahuan dapat diperoleh. Pembicaraan tentang hakikat pengetahuan ini ada dua teori. Teori pertama yang disebut dengan realisme berpandangan bahwa pengetahuan adalah gambar atau kopi yang sebenarnya dari apa yang ada dalam alam nyata. Gambaran atau pengetahuan yang ada dalam akal adalah kopi dari yang asli yang terdapat di luar akal. Jadi, pengetahuan menurut teori ini sesuai dengan kenyataan.[7]

 

B.            Pengertian Ilmu (Sains)

Kata “’ilm” merupakan terjemahan dari kata “science” yang secara etimologis berasal dari kata latin “scienre” artinya “to know”. Dalam pengertian yang sempit science diartikan untuk menunjukan ilmu pengetahuan alam yang sifatnya kuantitatif dan obyektif.[8]

Berikut ini beberapa devinisi tentang ‘ilmu yang disampaikan oleh beberapa pakar. Menurut ‘Abd al-Jabbar dari Mu’tazilah, ‘ilmu adalah “apa yang menghasilkan ketenangan jiwa,kesejukan dada dan ketentraman hati”; Bazdawi dari Maturidiyah mendevinisikan‘ilmu sebagai  “menangkap objek ilmu sesuai dengan kenyataannya”; Jurjani, ‘ilmu adalahi’tiqah yang pasti dan sesuai dengan realitas objek; Juwaini dan Baqilani (keduanya dari Asy’ariyah) dan Abu Ya’la (dari Hanbaliyah) sebagai, ‘ilmu adalah mengetahui objek ilmu  sesuai realitasnya’; Ibn Hazm, ‘ilmu adalah meyakini sesuatu sebagaimana realitasnya sendiri , dan lain-lain.

            Menurut  Waryani Fajar Riyanto, istilah ‘ilm dalam tradisi Islam dan science dalam tradisi barat tidaklah identik. Istilah “sains” atau (science) sendiri baru mendapatkan maknanya yang khas dalam perkembangan kegiatan ilmiah di dunia barat sejak beberapa abad. Di sana “sains” dianggap sebagai model cabang ilmu yang paling unggul, karena perkembangannya yang paling pesat dibandingkan cabang-cabang ilmu lain. Adalah anggapan tersebut yang melatar belakangi kebiasaan bahasa Inggris modern-berbeda dengan kebanyakan bahasa lain-untuk membedakan science, sebagai istilah yang di pakai untuk ilmu pengetahuan alam atau “ekstra” (pasti) ,dari berbagai cabang pengetahuan lain, terutama ilmu-ilmu sosial dan humaniora.[9]

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sebagaimana yang dikutip Amsal Bakhtiar, ilmu disamakan dengan pengetahuan, ilmu adalah pengetahuan. Dari asal katanya ,kita dapat mengetahui bahwa pengetahuan diambil dari kata dalam bahasa Inggris yaituknowledge, sedangkan ilmu diambil dari kata science dan peralihan dari kata Arab ilm.[10]

Kata science berasal dari kata latin, scire yang artinya mengetahui. Secara bahasascience berarti “keadaan atau fakta mengetahui dan sering diambil dalam arti pengetahuan (knowledge) yang dikontraskan melalui intiusi atau kepercayaan. Namun kata ini mengalami perkembangan dan perubahan makna sehingga berarti pengetahuan yang sistematis yang berasal dari observasi ,kajian, dan percobaan-percobaan yang dilakukan untuk menentukan sifat dasar atau prinsip apa yang dikaji, sedangkan dalam bahasa Arab, ilmu (‘ilm) berasal dari kata ‘alima yang artinya mengetahui, jadi ,ilmu secara harfiah tidak terlalu berbeda dengan science yang berasal dari kata scire. Namun ,ilmu memiliki ruang lingkup yang berbeda dengan science (sains). Sains hanya dibatasi pada bidang-bidang emperisme-positivesme ,sedangkan ilmu melampainya dengan non empirisme seperti metamatika dan metafisika (Kartanegara,2003).[11]

 

C.           Epistemologi Ilmu

Sesuai dengan cakupan filsafat ilmu, maka pada bagian ini kita pahami epistemologi ilmu ,yakni menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan obyek ilmu, cara-cara yang ditempuh dalam memperoleh ilmu, dan validitas atau cara mengukur benar tidaknya ilmu.

S

 

1.             Obyek Ilmu

            Ada orang yang ingin tahu dan berusaha memuaskan keinginannya itu lebih mendalam. Ia ingin tahu akan hal yang dihadapinya dalam keseluruhannya, tidak hanya memperhatikan gunanya saja, bahkan sekiranya tidak berguna , masih diselidikinya juga. Tidak puas akan sifat air yang mendidih juka dipanasi , diselidikinya pula bagaimanakah air itu ? unsur dasarkah ,atau paduan dari beberapa unsur. Apakah unsur-unsur dari air itu ? jika dipanasi memang mendidih , apakah syarat yang sebenarnya, berapakah tinggi suhu yang harus diadakan, serta syarat apa lagi yang mendidihkan air itu pada ketinggian suhu tersebut ? obyek air itu diselidiki sepenuhnya. Lepas dari gunanya bagi diri sendiri, sejarah membuktikan bahwa ada kelompok manusia yang berusaha sekuat tenaga untuk mengetahui yang mendalam atas suatu obyek.[12]

            Jujun S. Suriasumantri (1994) menyatakan bahwa obyek kajian ilmu hanyalah obyek yang berada dalam ruang lingkup pengalaman manusia, yaitu semua obyek yang empiris, yang dapat di indera. Bukti empiris ini diperlukan untuk menguji bukti rasional yang telah dirumuskan dalam hipotesis.

            Sepanjang dapat diketahui secara empiris, maka semua gejala apa saja dapat diteliti dan apabila hasil uji cobanya meminculkan teori, kemudian teori-teori tersebut dikelompokkan ,maka pada hakikatnya akan menjadi ilmu dan struktur ilmu, baik cabang-cabang ilmu maupun isi masing-masing ilmu itu sendiri, obyek yang menjadi kajian ilmu, meskipun bersifat spesifik tetapi tentulah sangat luas, dalam hal ini dapat saja berupa alam itu sendiri maupun penghuninya seperti tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia.[13]

            Seorang ingin mengetahui jika jeruk di tanam ,apa buahnya. Ia menanam bibit jeruk,ia dapat melihat buahnya adalah jeruk. Jadi, tahulah dia bahwa jeruk berbuah jeruk. Pada dasarnya pengetahuan jenis inilah yang disebut pengetahuan sains (scientific knowledge), sebenarnya pengetahuan sains tidaklah sesederhana itu. Pengetahuan sains harus berdasarkan logika juga. Pengetahuan sains adalah pengetahuan yang logis dan didukung oleh bukti empiris. Namun pada dasarnya pengetahuan sains tetaplah suatu pengetahuan yang berdasarkan bukti nyata (bukti empiris). Dalam bentuknya yang telah baku, pengetahuan sains ini mempunyai paradigma dan metode tertentu ,dan paradigmanya dapat disebut paradigma positif (positifistic paradigma) dan metodenya  di sebut metode ilmiah (scientific method).[14]

 

2.             Cara Memperoleh Ilmu

Ada beberapa cara dan sekaligus tahapan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Secara sederhana dapat kita cermati sebagai berikut :

a.  Menggunakan akal

            Mengapa manusia dalam mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan perlu menggunakan akal ? setidaknya ada dua alasan yang mendasari mengapa akal dipergunakan untuk mendapatkan ilmu, yakni sebagai berikut :

1). Akal telah dianggap mampu untuk mendapatkan ilmu, dan telah terbukti sepanjang sejarah perkembangan manusia sekaligus perkembangan ilmu pengetahuan.[15]

Akal atau rasionalitas menempati posisi yang tinggi dalam etika Islam. Nashiruddin al-Thusi menyebut akal sebagai kesempurnaan atau kamaliyah (entelechy) manusia. Pada akallah terletak esensi manusia yang membedakannya dari jenis hewan lainnya, bagi mereka. Akal mempunyai kecakapan kognitif sehingga mampu menyerap entias-entiasma’kulat (rohani) membedakan antara yang baik dan yang buruk, antara yang terpuji dan yang tercela, dan antara yang benar dan yang salah.[16]

2). Akal pada setiap orang bekerja berdasarkan aturan yang sama , yakni berupa logika. Termasuk dalam kaitan ini, maka dalam filsafat lahirlah rasionalisme yang berpandangan bahwa akal itulah alat pencari dan pengukur pengetahuan. Bila logis ,maka benar, bila tidak logis maka tentu salah, yang selanjutnya perlu dicari dimana letak ketidak sesuaiannya.[17]

            Orang- orang Yunani kuno telah meyakini juga bahwa akal adalah alat dalam memperoleh pengetahuan yang benar, lebih-lebih pada Aristoteles. Bagi aliran ini kekeliruan pada aliran empirisme, yang disebabkan kelemahan alat indera tadi, dapat dikoreksi seandainya akal di gunakan. Benda yang jauh kelihatan kecil karena bayangannya yang jatuh dimata kecil, kecil karena jauh. Gula pahit bagi orang yang demam karena lidah orang yang demam memang tidak normal. Fatamorgana adalah gejala alam, begitulah seterusnya.[18]

Karena pada kenyataannya seringkali hasil simpulan akal pada hal-hal tertentu juga tidak akurat ,mengingat keterbatasannya, sehingga diperlukan alat lain, yaitu :

b. Berdasarkan empirik

            Untuk mengatasi kelemahan rasional,disamping logis, maka diperlukan bukti empirik, bukti empirik merupakan fakta yang dapat di indra, baik dengan penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan atau yang lainnya. Contoh: rasio orang awam susah memahami adanya ilmu santet, tapi kenyataannya ada, dan dapat dibuktikan . misalnya dalam perut seseorang setelah di operasi terdapat benda logam bahkan tajam. Oleh ahlinya kejadian demikian dapat dijelaskan secara rasio, dan oleh orang yang mau memikirkannya dapat menerima karena masuk akal. Tetapi tetap susah bagi orang awam dan yang tidak mau menelusuri atau mempelajari lebih lanjut.

c. Terukur

Mengingat empirik baru pada batasan umum,yakni menyangkut misalnya : besar, sedang, dan kecil, atau dingin, hangat, dan panas. Pada pengkategorian tersebut belum ada ukuran seberapa besar dan panasnya. Untuk itu tentu diperlukan ukurannya, berapa drajat panasnya, berapa mili meter besarnya, dan sebagainya. Inilah sumbangan aliran positivisme yang menyatakan: ajukan logikanya, ajukan bukti empirisnya, dan yang terukur. Tapi bagaimana cara mengukurnya agar didapat simpulan yang akurat atau paling tidak mendekati ?.[19]

Tokoh aliran ini ialah August Compte (1798-1857). Ia penganut empirisisme. Ia berpendapat bahwa indera itu amat penting dalam memperoleh pengetahuan, tetapi harus dipertajam dengan alat bantu dan diperkuat dengan eksperimen. Kekeliruan indera akan dapat dikoreksi lewat eksperimen. Eksperimen memerlukan ukuran-ukuran yang jelas. Panas di ukur dengan derajat panas, jauh di ukur dengan meteran, berat di ukur dengan kiloan (timbangan atau neraca), dan sebagainya.

Kita tidak cukup mengatakan api panas, matahari panas, kopi panas, ketika panas, kita juga tidak cukup mengatakan panas sekali, panas ,tidak panas, kita memerlukan ukuran yang teliti. Dari sinilah kemajuan sains benar-benar di mulai. Kebenaran diperoleh dengan akal, didukung bukti empiris yang terukur “Terukur” itulah sumbangan positivisme.[20]

d. Metode ilmiah

            Metode ilmiah menyatakan, untuk memperoleh pengetahuan yang benar ,maka sekali lagi di tegaskan –lakukan langkah sebagai berikut : logico-hypphothetico-verificatif,yang berarti :buktikan bahwa itu logis, selanjutnya ajukan hipotesis tersebut secara empiris. Secara rinci dan operasional, metode ilmiah dijelaskan oleh bidang ilmu yang disebut metode riset atau metode penelitian yang menghasilkan model-model penelitian dari hasil operasional , model-model peneletian inilah yang menghasilkan berbagai teori dan ilmu pengetahuan.

 

3.             Mengukur Kebenaran Ilmu

Bila kita hendak mengukur kebenaran ilmu, pada intinya kita mengukur kebenaran teori,karena isi dari ilmu adalah teori-teori. Pada awalnya kita mengajukan hipotesis, selanjutnya hipotesis diuji secara logika,contoh: “Ketika datang hari raya idul fitri, kebutuhan masyarakat Indonesia secara umum terhadap sandang dan pangan akan meningkat”. Menurut teori bahkan hukum ekonomi (penawaran dan permintaan),hipotesis ini lebih cenderung benar, karena itu tentu akan ada pihak-pihak yang berkesempatan untuk meraih keuntungan yang banyak. Secara uji logika , momentum idul fitri akan meningkatkan harga-harga kebutuhan pokok, menjadi suatu hal yang rasional, dan luluslah ia.

Untuk meyakinkannya maka adakan peninjauan ke pasar-pasar dan tanyakan pada para pedagang dan pembeli tentang perkembangan harga-harga tersebut. Bila ternyata benar, uji empiris atau pengalaman lapangan menunjukan demikian, maka hipotesis secara logika dan empirik benar adanya, kemudian menjadi teori. Dan jika demikian terjadi pada setiap moment idul fitri, maka teori meningkat menjadi hukum atau aksioma.

Dengan demikian hipotesis yang kita rumuskan hendaknya telah mengandung kebenaran secara logika, sehingga kelanjutannya tinggal kebenaran empirisnyalah yang perlu dibuktikan. [21]

Sebagai analisa dari makalah ini,  Ahmad Tafsir dalam bukunya mengatakan bahwa  pengetahuan manusia ada tiga macam, yaitu pengetahuan sains, pengetahuan filsafat, dan pengetahuan mistik, pengetahuan itu diperoleh manusia melalui berbagai cara dan dengan menggunakan berbagai alat. Tiga macam pengetahuan manusia ,masing-masing jelas paradigmanya, metodenya, dan objeknya ,jadi jelas bedanya dan jelas kaplingnya.  Tabel pengetahuan manusia berikut bermaksud meringkaskan pengetahuan itu. [22]

 

Pengetahuan Manusia

Macam pengetahuan

Objek

Paradigma

Metode

Ukuran

 

Sains

 

Filsafat

 

Mistik

 

 

 

 

Empiris

 

Abstrak logis

Abstrak Supralogis

 

Positivisme

 

Logis

 

Mistis

 

Sains

 

Rasio

 

Latihan Mistik

 

Logis dan empiris

 

Logis

 

Rasa, yakin, kadang-kadang empiris

 

III.             KESIMPULAN

Epistemologi berasal dari bahasa Yunani yakni episcme yang berarti knowledge,pengetahuan dan logos yang berarti teori. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh J.F.Ferier tahun 1854 yang membuat dua cabang filsafat yakni :epistemology dan ontology(onbeing, wujud, apa + logos = teori), ontology (teori tentang apa).

Epistemologi membicarakan sumber pengetahuan  dan bagaimana cara memperoleh pengetahuan.

ilmu secara harfiah tidak terlalu berbeda dengan science yang berasal dari katascire. Namun ,ilmu memiliki ruang lingkup yang berbeda dengan science (sains). Sains hanya dibatasi pada bidang-bidang emperisme-positivesme ,sedangkan ilmu melampainya dengan non empirisme seperti metamatika dan metafisika.

Obyek kajian ilmu hanyalah obyek yang berada dalam ruang lingkup pengalaman manusia, yaitu semua obyek yang empiris, yang dapat di indera. Tahapan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. a)  Menggunakan akal, b) Berdasarkan empirik, c) Terukur, d) Metode ilmiah.

Bila kita hendak mengukur kebenaran ilmu, pada intinya kita mengukur kebenaran teori,karena isi dari ilmu adalah teori-teori.

 

IV.             DAFTAR PUSTAKA

 

Bakhtiar, Amsal , Filsafat Ilmu,  Jakarta :PT RajaGrafindo Persada, 2004.

Kartanegara,Mulyadi ,Nalar Religius , Jakarta: Erlangga,2007.

Maifur, Filsafat Ilmu,  Bandung: CV.Bintang WarliArtika, 2008.

Riyanto,  Waryani Fajar, Filsafat Ilmu Integral [FIT},Yogyakarta:2012.

Soetriono & SRDm Rita Hanafie, Filsafat Ilmu  dan Metodologi Penelitian,   Yogyakarta: Andi,2007.

 

#belajar pembelajaran

#ilmu untuk berbagi


jangan lupa sher sebanyak-banyaknya

"Perbedaan Antara Ikan Hiu dan Paus"

 

"Perbedaan Antara Ikan Hiu Dan Paus"

A.paus

  Paus adalah mamalia laut terbesar saat ini .Paus merupakan salah satu daribanyak jenis hewan yang hidup dan tinggal di laut.Paus adalah hewan mamalia laut,tetapi sering kali di sebut sebagai ikan karena bentuknya seperti golongan ikan.Paus merupakan anggota bangsa cetacea yang berukuran besar. 

      Paus memiliki ukuran tubuh yang besar,cerdas dan hidup bebas di samudera.Paus  bernafas dengan paru-paru dan paus menjadi satu-satunya mamalia laut yang mampu hidup dibawah laut selama hidupnya.karena itu,mereka begitu mudah beradaptasi dengan kedalaman samudera yang entah tak terkira hitungnya.

    Ciri lain dari paus yaitu mempunyai rambut meskipun sedikit (biasanya terdapat pada paus dewasa),berdarah dingin,mempunyai kelenjar susu,mempunyai jantung dengan empat ruang.

    Pada umumnya,paus terbagi menjadi dua kategori.Ada paus bergigi (odontoceti)dan paus tidak bergigi(mysticeti).Paus yang bergigi merupakan pemangsa yang memekan ikan ,sotong dan mamalia laut,mempunyai satu lubang  pernapasan .Paus bergigi berkerabat  dekat dengan lumba-lumba dan pesut.Paus tidak bergigi berukuran lebih besar dari pada ikan paus bergigi dan mempunyai struktur yang dikenal sebagai balin yang berbentuk sikat.Struktur ini berguna untuk menyaring plankton makanannya di air .Paus berbalin mempunyai dua lubang pernapasan.

Jenis-jenis ikan paus:

1.Pus bleen      

            Paus ini memiliki struktur yang dikenal sebagai baleen dalam bentuk sikat yang dimana sangat berguna untuk menyaring plankton atau makan di daam air,serta memiliki dua lubang nafas atau angin .Sedangkan,bila paus yang bergigi ,hanya memiliki satu lubang nafas.Paus ini bukan perenang handal yang cepat ,hal ini karena mereka tidak memiliki sirip belakang. 

2.PausBiru(blue whale)

    Jenis paus ini adalah yang terbesar,dan menjadi hewan terbesar di muka bumi ini karena merupakan mamalia laut yang terbesar di dunia.Panjangnya bisa mencapai 100 kaki atau sekitar 30,5 meter dengn berat tubuh 100-150 ton.Blue whele memiliki sirip kecil di belakang  dan menurun ketiga perempat punggungnya.Warna kulitnya cukup unik ,kombinasi biru-kelabu dengan bintik-bintik di atasnya .

3.Paus kepala Busur/bungkuk

             Paus ini dikenal sebagai balae namysticetus.Dinamakan kepala busur karena rahang  tinggi  dan melengkung hingga nampak seperti cacat.Paus hitam ini hidupdi daerah dingin di artic .Oleh karena itu ,mereka memiliki kulit khusus dengan lemak tebal mencapai 45 cm,lemak ini berguna untuk membuatny tetap hangat dan melindngi dari pengaruh suhu dingin yang sangat rendah

4.Paus sirip(fin whale)



             Paus ini merupakan jenis paus terbesar ke dua .Bentuknya yang simetris dengan panjang mencapai 65 kaki atau 25 m dengan berat 23 ton .Salah satu polanya  yang  menarik  yang ada di tubuhnya adalah berada dibagian sirip  belakang.Ekor ikan ini begitu lebar dengan coak khusus di tengah-tengah.

5.Paus abu-abu


 

         Paus ini sangat pandai menyelam dengan kecepatan tinggi ,ilmuan mengklaim  tindakan cepat dalam penyelaman paus ini ,karena harus menyingkirkan parasit yang kesal kepadanya .Paus ini memiliki berat sekitar 36 ton dan panjang 50 kaki /15 m.

6.Paus sikat(right whale)

              Paus ini memiliki lubang nafas yang unik yang mirip huruf V serta warnanya hitam dan abu-abu tua.Paus ini memiliki tubuh tipis dan berjumlah sekitar 400 di atlantik utara dan 25 di pasifik utara serta 15.000 di  daerah selatan , 100 ton dan panjang nya 100 kaki /18 m. 

7.Paus beluga(beluga whale)

          

      Paus ini memiliki bentuk kepala yang bulat dan dahinya yang besar,mulutnya tidak panjang.Ikan paus ini tinggal di daerah perairan es di arktik dan sub arktik .ikan paus ini sangat kecil dan kulitnya berwarna putih  serta sirip belakang yang minim.Namun, tubuh seperti ini berfungsi untuk menfasilitasi navigasu mereka di daerah perairan es.Bahkan,dengan lapisan ka lemak setebal 5 inci ini juga berguna sebagai adaptasi terhadap habitat yang dingin .Untuk makan pun ,mereka mendapatkan didasar laut  yang harus menyelam 1000 kaki/305m di kedalaman laut.Dengan populasi sekitar ratusan ribu ekor,paus yang cukup lucu ini memang mampu bertahan dengan suhu seperti itu.

8.Paus Narwhal(narwhal whale)

            

       Dinorwegia kata narwhal memiliki arti mayat paus .Namanya di nobatkan karena warna paus ke abu-abu kebiruan dengan bintik-bintik putih .Sedangkan paus muda ,memiliki warna kecokelatan yang lain .Ukuran tubuhnya berada dipertengahan.Paus ini memiliki semacam gading panjang  dan lurus di daerah rahang yang berguna untuk menarik perhatian sang betina.

9.Paus pilot(pilot whale)

        

         Pus ini tinggal diperairan yang buas di seluruh dunia.

10.Paus pembunuh (orca whale)

               


       Paus free willy yang biasa di sebut juga dengan orca whale/paus pembunuhmerupakan paus bergigi dengan anggota terbesar dari keluarga lumba-lumba.Dengan panjang tubuhnya yang bulat dan sirip besar ditengah-tengah punggung .Tubuh hitamyang dimiliki di tandai dengan bercak putih di bagian bawah dan dekat mata .Hewan ini juga merupakan hewan yang sangat bersosialisasi yang berpergian dalam kelompok ,yang biasa tiap kelompok terdiri dari 5 hingga 30 paus.

B.Ikan hiu

     Hiu adaah ikan yang masuk dalam kelompok superordo selachimorpha .Hiu memiliki tubuh ramping mereka  bernafas menggunakan lima,enam bahkan tuuh liang insang tergantung spesies di bagian samping.Hiu memiliki susunan kerangka tulang rawan yang lengkap,hiu dilapisi kulit dermal denticles pada tubuhnnya yang berfungsi untuk melindungi kulit mereka agar tidak rusak,terhindar dari parasit dan untuk menambah dinamika air.

        Hiu memiliki tulang yang sangat ringan dan lentur karena terbuat dari tulang rawan pada ikan yang lebih tua akan mengalami pengapuran tulang sebagian .Hiu memiliki beraneka ragam bentuk rahang yang di duga terjadi karena berevoluasi  di rongga yang pertama.

JENIS-JENIS IKAN HIU:

1.Hiu seksi

        

 Spesies baru ini di beri nama hydrolagus melanophasma atau nama lainnya adalah hiu hantu hitam .Hiu ini ditemukan di perairan california.hiu jantan memiliki organ yang seksual pada dahinya berbentuk seperti tanduk.

2.Rare shark

    


 

       Ditemukan hiu prasejarah yang langka di jepang.

3.Whale shark

   


 

           Whale shark,rhinoodon typus adalah hiu terbesar di dunia.hiu ini bukanlah pemangsa,mereka adalah hiu yang bergerak lambat yang hanya memakan phytoplankton atau binatang yang sangat kecil yang hidup di laut.Hiu ini dapat  hidup sehingga 41 kaki dan berat hingga 15 ton .

 

4.Basking shark

    


 

          Hiu basking,cetorhinus maximus adalah saah satu hiu yang sangat besar dan menjadikan hiu basking ini menempati posisi terbesar ke 2 di dunia.Hiu basking ini dapat hidup sepanjang 40kaki danpernah tertangkap dengan berat mhingga  19ton .akan tetapi jenis hiu ini cenderung lambat dan bukanlah pemangsa.

5.Great white shark

    


   Merupakan salah satu hiu yang terganas di dunia .Hiu ini dapat hidup sepanjang  26,2 kaki dan berat hingga 5000 1bs.Hiu ini adalah hiu terakhir dari jenis  species carcharodon.Hiu ini dapat ditemukan di dekat pantai disemua lautan .

6.Tiger sherk

        


 

Hiu ini menempate urutan ka 4 hi terbesar di duniadengn panjang hingga 243 kaki.hiu ini sangat terkenal dengan kekejamannya.

Berikut adalah perbedaan antara Hiu dan Paus:

1.    Hiu digolongkan ke dalam pisces/ikan yang mempunyai sisik ditubuhnyadan termasuk vertebrata yang memiliki tulang punggung kaku dan pada saat berenang hiu mengibaskan ekornya ke kanan dan ke kiri sedangkan Paus digolongkan kedalam mamalia karena dia adalah hewan laut yang memiliki kelenjar susu,dia tidak bersisik dan bukan hewan vertebrata dan apabila berenang paus mengibaskan ekornya keatas dan kebawah.

2.    Hiu memiliki tulang yang tersusun dari tulang rawan yang bersifat fleksibel yang banyak membentuk telinga dan hidung, sedangkan Paus memiliki tulang yang kaku jadi jika disimpulkan kerangka yang dimiliki Paus lebih berat dibanding Hiu.

3.    Hiu bernafas dengan insang yang terdapat disisi kepala bagian kanan dan kiri dan bentuk insangnya sangat tipis serta mudah dilipat sedangkan Paus bernafas menggunakan paru-paru jika ingin mengambil oksigen saat berenang maka Paus akan keluar ke permukaan dan menyerapnya melalui saluran pernapasan yang ada di atas kepalanya.

4.    Hiu adalah hewan berdarah dingin jadi hiu tidak dapat mengatur suhu tubuh. Lingkungan sekitar hiu sangat berpengaruh terhadap suhu tubuhnya. Jadi, inilah sebab kenapa Hiu umumnya hidup di perairan sub-tropis dan tropis meskipun ada juga yang hidup di perairan yang dingin. Sedangkan Paus, tergolong hewan berdarah panas yang dengan mudah mengatur suhu tubuhnya menyesuaikan lingkungannya untuk bertahan hidup baik di perairan dingin atau hangat.

5.     Hiu berkembangbiak dengan cara bertelur(ovipar) dan ada juga yang berkembang biak dengan cara bertelur-melahirkan(ovovivipar). Hiu indukan akan mampu menghasilkan kurang dari 100 butir telur. Telur setelah menetas maka induk hiu ada yang tetap mengasuh larvanya dan ada pula yang langsung meninggalkannya. Sedangkan Paus, berkembang biak dengan cara melahirkan(vivipar). Setelah melahirkan paus akan mengasuh anakannya hingga mereka dapat bertahan hidup sendiri.



Semoga bermanfaat


jangan lupa like dan tonton terus ............

                         

BEASISWA 2021

 Halo Anak Muda Indonesia,

Jadi PNS memberikan BEASISWA Jadi PNS 2021.


GRATIS PENDAFTARAN!!

Sampai 30 Desember 2020

KATEGORI

1. Beasiswa Umum untuk Mahasiswa dan SMA/SMK/MA yang sedang membutuhkan dana

untuk pendidikan, pengembangan diri, proyek, dll.

2. Beasiswa SMA/SMK/MA Kurang Mampu

3. Beasiswa SMA/SMK/MA Berprestasi

4. Beasiswa Mahasiswa Berprestasi

5. Beasiswa Mahasiswa

 Kurang Mampu


SYARAT UMUM

1. Warna Negara Indonesia

2. Siswa aktif SMA/SMK/MA/Sederajat

3. Mahasiswa aktif D1/D2/D3/D4/S1

4. Tidak ada minimal nilai rapor atau IPK

5. Penerima beasiswa pemerintah atau swasta diperbolehkan mendaftar

BENEFIT

1. Beasiswa umum: 750 ribu per 3 bulan dalam setahun

2. Beasiswa SMA/SMK/MA: 500 ribu per 3 bulan dalam setahun

3. Beasiswa Mahasiswa: 850 ribu per 3 bulan dalam setahun

4. Menjadi Ambassador program Jadi PNS

5. Kelas Mentoring Eksklusif dengan Jadi PNS

6. Berkesempatan menjadi Host/Moderator dalam program Jadi PNS

7. Relasi pemuda nasional maupun


internasional

8. Memperoleh Postcard Motivasi langsung dari Korea Selatan oleh Mahasiswa Indonesia

yang sedang kuliah di Korea Selatan

Info lebih lanjut silahkan kunjungi Instagram @beasiswajadipns




Doa dipagi hari yang di anjurkan nabi Muhammad










Doa dipagi hari yang di anjurkan nabi Muhammad

 Doa merupakan awal yang baik untuk membuka hari di waktu pagi. Abu Hurairah RA meriwayatkan sejumlah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang dibaca ketika pagi hari sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi, Al-Adzkar,


[Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 63.


اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ 


Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.


Artinya, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya kepada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya). 


Selain doa singkat itu, Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim berikut ini:


أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الملْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الملْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ 


Ashbahnā wa ashbahal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri. 


Artinya, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang maha esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 64). 


Sebenarnya, ada beberapa doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Namun kami cukup menyebutkan dua doa warid tersebut. Semoga Allah memudahkan jalan dan menjaga keselamatan kita melalui doa tersebut. Wallahu a‘lam

Doa ketika dililit hutang

 Selalu ada jalan keluar dalam setiap permasalahan. Kita sebagai muslim hanya perlu berikhtiar dan terus berdoa. Termasuk ketika sedang terlilit utang.


Sambil berusaha mencari tambahan penghasilan untuk melunasinya, berdoa jadi hal wajib yang harus dilakukan. Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita tentang doa terbaik untuk melunasi utang.


Doa yang diberikan Rasulullah SAW kepada Muadz bin Jabal jadi salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. Doa tersebut terekam dalam hadis riwayat Imam at-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir dan riwayat Imam al-Bayhaqi dalam al-Da’awat al-Kabir.


عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِمُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ : أَلا أُعَلِّمُكَ دُعَاءً تَدْعُو بِهِ لَوْ كَانَ عَلَيْكَ مِثْلُ جَبَلٍ دَيْنًا لأَدَّى اللَّهُ عَنْكَ ؟ قُلْ يَا مُعَاذُ : اللَّهُمَّ مَالِكُ الْمُلْكِ ، تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ ، وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ ، وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ، بِيَدِكَ الْخَيْرِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، رَحْمَانُ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ ، تُعْطِيهُمَا مَنْ تَشَاءُ ، وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ ، ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

“Dari Anas bin Malik RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Muadz bin Jabal, “Tidakkah engkau menginginkan aku mengajarkanmu doa yang apabila engkau memiliki hutang menggunung, maka Allah SWT akan melunasi hutang itu? Katakanlah wahai Muadz:


مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَحْمَانُ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ تُعْطِيهُمَا مَنْ تَشَاءُ وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ


“Allahumma Malikal Mulki Tu’til mulka man tasya’ wa tanzi`ul mulka mimman tasya’ wa tu`izzu man tasya’ wa tudzillu man tasya’. Biyadikal khoir inna ala kulli syain qadir. Rohmanuddunya wal akhiroh, tu`thi minhuma man tasya’ wa tamna`u minhuma man tasya’. Irhamni rahmatan tughnini biha an rahmati man siwaka.”


“Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Wahai Pemberi Kasih dan Maha Pengasih (di dunia) dan (di) akhirat. Engkau memberi anugerah kepada siapapun yang Engkau kehendaki dan menolak (untuk memberi anugerah) kepada siapapun yang Engkau kehendaki. Kasihanilah kami sehingga kami tidak membutuhkan kasih sayang dari selain Engkau. (H.R at-Thabrani)

Meneladani sifat-sifat nabi

 Tidur pagi memang terasa mengenakkan, usai subuh kepala seperti terasa berat dan hati pun seolah mendesak agar badan segera rebah kembali secepat mungkin memejamkan mata.


Padahal, doa merupakan awal yang baik untuk membuka hari di waktu pagi, lho. Bahkan Rasulullah SAW setiap pagi hari memanjatkan doa untuk umatnya.


“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi hari mereka.” (HR. Tirmidzi).


Hal ini berarti pagi bukan saatnya untuk berleyeh-leyeh, apalagi kembali pulas mendengkur. Yuk, lakukan kebiasaan-kebiasaan dan doa pagi hari Islam yang baik!


Doa Pagi Hari Islam Semangat Mencari Rizki


Jangan sampai setiap pagi hari kita terlena dengan tidur hingga lupa waktu, betapa meruginya.


Dilansir dari laman Abu Hurairah RA meriwayatkan sejumlah doa pagi hari Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana dikutip oleh Imam An-Nawawi,


“Allahumma bika ashbahna, wa bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyuru.” Artinya yaitu, “Ya Allah, dengan-Mu aku berpagi hari, dengan-Mu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati. Hanya pada-Mu (kami) kembali,” (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).


Selain doa singkat tersebut, Imam An-Nawawi juga mengutip doa pagi Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Mas‘ud dalam Sahih Muslim berikut:


“Ashbahna wa ashbahal mulku lillahi wal hamdu lillahi, la ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai‘in qadir. Rabbi, as’aluka khaira ma fī hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha, wa a‘udzu bika min syarri ma fī hadzihil lailata wa khaira ma ba‘daha. Rabbi, a‘udzu bika minal kasli wa su’il kibari. A‘udzu bika min ‘adzabin fin nari wa ‘adzabin dil qabri.”


Artinya yaitu, “Kami dan kuasa Allah berpagi hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], hal. 64).


Setelah itu, lakukan beberapa kebiasaan pagi di bawah ini agar hari semakin bersemangat dan diberkahi.




1. Berdzikir


Selain membuat lebih bersemangat, dzikir pagi juga berdampak dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT. Dzikir pagi dibaca saat masuk waktu Subuh hingga matahari terbit, tapi boleh juga dibaca sampai matahari akan bergeser ke barat.


2. Tilawah Alquran


Bila Alquran dibaca dengan penuh penghayatan, perenungan, dan kesiapan hati mengikuti dan mengamalkan kandungannya, tentu akan sangat membantu fokus otak dan hati untuk lebih siap menyudahi Subuh dengan kebaikan, ilmu, dan iman yang lebih hidup. Khususnya pagi hari, udara masih bersih, suasana belum bising, dan fisik juga masih segar.


3. Mulai beraktivitas


Selesai sholat Subuh, selesai tilawah sebaiknya tidak merebahkan badan lagi. Bangkit dan bergeraklah melakukan aktivitas mulia lainnya. Misalnya saja menyapu rumah, mencuci piring, atau apapun agar tubuh ergerak dan lebih segar.


4. Segerakan mandi


Kebaikan dalam Islam hukumnya mesti disegerakan, begitu pula halnya dengan mandi di pagi hari.


Selain akan memberikan kesegaran lebih dini, waktu persiapan sebelum rutinitas harian bisa dilakukan lebih awal, sehingga mencegah adanya barang tertinggal atau berangkat terburu-buru.


5. Sholat Dhuha


Shalat Dhuha merupakan sunnah mu’akkadah (diutamakan) yang selalu dilakukan oleh Rasulullah, sebagaimana diriwayatkan Muslim, dari hadits Aisyah RA, dia berkata “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam shalat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya.”


Jangan lupa senantiasa lakukan doa pagi hari Islam dan kebiasaan baik ala Rasulullah agar mengalir berkah sepanjang hari. Aamiin.